Jumat, 02 Januari 2015

AIR KOLAM MERUPAKAN STATER KEHIDUPAN BUDIDAYA IKAN

Air adalah media hidup ikan, oleh karena itu ada kesalahan terhadap pengelolaan air merupakan ancaman terbesar kegagalan budidaya ikan,

AIR  BAIK YANG GIMANA ?????????????????????????


PROBIOTIK ORGANIK MENEMPATKAN KEMBALI ARTI BUDIDAYA PADA HAKEKATNYA

Jan'15
 
I. PENDAHULUAN
Banyak sekali anggapan bahwa budidaya perikanan hanyalah berarti : adanya kolam, air, dan ikan yang dipelihara, bahkan ada yang extrim menyatakan bahwa budidaya dengan tretmen pakan komersial yang mampu memacu pertumbuhan ikan dengan cepat,begitu pula anggapan waktu pemeliharaanpun semakin singkat, semakin cepat panen, dan semakin cepat menjadi uang, sehingga seringkali prakteknya berbeda dengan yang diharapkan. Namun budidaya perikanan tidaklah sesederhana itu, dan juga tidak sesulit yang dibayangkan. Seringkali orang melakukan kegiatan budidaya perikanan dengan tujuan hanya panen dengan jumlah yang banyak dan cepat, tanpa memperhatikan kesehatan ikan, kesehatan lingkungan dan bahkan kesehatan manusia yang mengkonsumsinya.Tidak sedikit para pelaku budidaya yang telah mengalami kerugian yang besar akibat semakin tingginya harga pakan komersial, Hal itu tidak sebanding dengan hasil yang didapatkan karena kerap kali dijumpai ikan yang hidup tidak sehat dengan tingkat kematian yang tinggi serta output budidaya yang dihargai rendah.Sehingga dapat disimpulkan semakin tinggi tingkat ketergantungan para pelaku aquaculture terhadap input-input yang dibutuhkan dalam berbudidaya, semakin mengecilkan arti budidaya itu sendiri. Notabene Berbudidaya yang telah kehilangan Ruh nya. Barangkali Arti yang perlu sedikit disegarkan, bahwa yang dibudidaya itu adalah mahluk hidup yang mempunyai habitat, cara hidup, cara reproduksi, dan sebagainya yang telah diciptakan dengan sempurna oleh Sang Maha Pencipta.Namun seringkali budidaya yang dilakukan tidak didasari oleh pemahaman terhadap hakekatnya melainkan kebutuhan dan kepentingan dunia jaman sekarang yang serba instan. Hal ini dapat disebabkan oleh anggapan dan atau ketidak tahuan bahwa berbudidaya dengan cara-cara “tradisional” yang mengedepankan kemandirian dan kearifan tidak dapat memenuhi kebutuhan pasar yang berkembang dengan pesat dan perlakuan tersebut pasti memakan biaya lebih mahal.Sementara anggapan hasilnya kurang sesuai, produktifitas rendah, biaya pakan tinggi, tidak praktis, dan tidak akan menggulirkan kehidupan ekonomi. Syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. bahwa budidaya dengan perlakuan Probiotik Organik dapat menepis anggapan-anggapan tersebut. Dengan kesungguhan dan keiklhasan hati kami  Melangkah dan merubah sistem Budidaya perikanan dengan menggunakan Probiotik Organik buatan sendiri yang dikenal dengan sebutan MOLAI kepanjangan dari Mikro Organisme Lokal Asal Ikan, Dengan tujuan antara lain untuk menempatkan kembali arti budidaya itu pada hakekatnya. Budidaya perikanan Probiotik Organik mengedepankan kearifan lokal, kemandirian, respek dan tanggung jawab, serta tetap mengacu pada laju optimal produktifitas yang tinggi dan mantap dengan biaya operasional yang relatif rendah, dan pada saat yang bersamaan menghasilkan output budidaya yang berkualitas, sehat, dan aman untuk dikonsumsi, sekaligus tetap menjaga pemakaian air secara bertanggung jawab dan air limbah yang ramah lingkungan, sehingga lingkungan tetap sehat dan aman. Izinkan sejenak kami merenuuung........... Alangkah elok dan indahnya apabila didapati semua kegiatan budidaya selaras dengan hakekatnya. Marilah kita dengan arif melihat, mengamati dan bertanya. Apa yang sebenarnya diperlukan untuk ikan dapat tumbuh, berkembang dan sehat. 
Ada 4 (empat) hal yang kami anggap penting dalam bidang aquaculture, yakni :
·  1 Kualitas Air,
·  2 Pakan,
·  3 Perawatan dan Pemeliharaan,
·  4 Kualitas Benih dan Lingkungan  
 PROBIOTIK IKAN
·  Bakteri Asam Laktat(Lactobacillus, Carnobacterium, dll.)
·  Genus Vibrio(Vibrioalginolyticus,dll.)
·  Genus Bacillus, or
·  Genus Pseudomonas Bacillus merupakan salah satu bakteri yang dapat menghasilkan berbagai jenis enzim yang mampu merombak zat makanan seperti karbohidrat, lemak dan protein menjadi senyawa yang lebih sederhana sehingga mudah diserap oleh pencernaan (Buckle et al. 1987).  
Kenapa Probiotik sangat dibutuhkan al ;
·  1 Aplikasi pada Pakan, Protein Meningkat dan
·  2  Aroma pakan  lebih harum serta menyengat.
·  3 Pertumbuhan relatif cepat.
·  4 Nafsu makan ikan tinggi. 
·  5 Meningkat daya kualitas air
·  6 Menurunnya bau perairan
·  7 Memiliki kemampuan mendukung pertumbuhan dan produktivitas budidaya .
·  8 Sisa kotoran mengambang, yang merupakan ciri-ciri pencernaan yang sempurna.
Cara memperbanyak Probiotik tingkat sederhana dan baik
BAHAN :
·  500 gram tetes /gula tebu
·  250 gram trasi
·  1 kg bekatul yang halus/ kentang 
.  1 buah Nanas Masak
·  1 liter Stater Mikro Organisme Lokal Asal Ikan ( MOLAI ),
·  2 liter air cucian beras
·  Air bersih 10 liter
·   Dapat ditambah susu 
ALAT:
·  Kompor
·  Panci
·  Corong
·  Jerigen 20 liter  
CARA MEMBUATNYA :
·  Rebus semua bahan kecuali  Molai , air bersih dan susu
·  Dinginkan ± 20 jam, Setelah dingin masukkan semua bahan kedalam jerigen
·  Tutup rapat
·  Setiap hari dibuka sebentar untuk membuang gas dan diaduk /kocok-kocok,
·  Setelah Kl 7 hari Micro Organisme Lokal Asal Ikan (MOLAI) siap digunakan dengan tanda-tanda 
·   Aroma  seperti Tape
·  Jika aroma berbau tidak enak berarti gagal

CARA APLIKASI:
·  Sebelum digunakan, disaring dulu.
·   Untuk aplikasi pakan gunakan konsentasi 2 : 10 
·  Untuk menyemprot  Air dengan ukuran kolam 20 mtr persegi Gunakan 200 cc
·  Penyemprotan dilakukan antara 7 - 15 hari sekali mulai sebelum tebar. 
Dengan aplikasi Micro Organisme Lokal yang rutin, isyaalloh akan membantu kita dalam usaha perbaikan mutu pakan/pellet, biologi tanah dan air untuk budidaya. Semoga tulisan ini bisa memberi sedikit informasi terhadap rekan pembudidaya.

Selamat Mencoba